Your Title

Friday, August 14, 2009

Cinta itu .......... bermusimkah?


Cinta itu .......... bermusimkah?
aku dan sejadah usang itu
menatap hiba memohon restu
mengharap pasrah sebuah keampunan
menagih sendu sekuntum cinta
dari Al-Kholiq, lewat dingin subuh
Cinta itu........bermusimkah?
aku dan kanvas putih itu
tiba-tiba terheret bersama
mengejar ilmu
bergelumang debu-debu
pasiran ilmu di dada bidang kota Kaherah
sedangkan sejadah tua itu
tergantung lesu di paku kenangan semalam
Cinta itu...........bermusimkah?
aku dan pesta islami
tanpa noktah terakhir
penuh padu lambang kesatuan jitu
di bawah panji-panji Islam
sedangkan lorekan di dada kanvas
bagaikan akan hilang dimamah kealpaan
sedangkan sejadah tua itu
sedangkan kanvas putih itu
sedangkan cinta itu
pasti hadir lagi bersama musimnya
wajarkah?
wajarkah cinta itu bermusim?
Wallahua`lam.
Read rest of entry

14 August 2009



Aku ingin menjadi mimpi indah
Dalam tidurmu
Aku ingin menjadi sesuatu
Yang mungkin bisa kau rindu

Karena langkah merapuh
Tanpa dirimu
Oh… Karena hati tlah letih

Aku ingin menjadi sesuatu
Yang slalu bisa kau sentuh
Aku ingin kau tahu bahwa aku
Selalu memujamu

Tanpamu sepinya waktu
Merantai hati
Oh… Bayangmu seakan-akan

Kau seperti nyanyian dalam hatiku yang
Memanggil rinduku padamu
Seperti udara yang kuhela kau selalu ada

Oh…

Hanya dirimu
Yang bisa membuatku tenang
Tanpa dirimu
Aku merasa hilang… dan sepi
Dan sepi…

Kau seperti nyanyian dalam hatiku yang
Memanggil rinduku padamu
Seperti udara yang kuhela kau selalu ada

Kau seperti nyanyian dalam hatiku yang
Memanggil rinduku padamu
Seperti udara yang kuhela kau selalu ada

Selalu ada…
Kau selalu ada…
Selalu ada…
Kau selalu ada…

Sya… na na na…


Read rest of entry
 

My Blog List

Term of Use